Selain jadi Pemain Terbaik UEFA, Ronaldo juga menggondol penghargaan sebagai Penyerang Terbaik Liga Champions 2016/17.

Superstar Real Madrid Cristiano Ronaldo sukses besar di malam undian fase grup Liga Champions 2017/18 dengan menyambar dua penghargaan bergengsi yaitu Penyerang Terbaik Liga Champions dan Pemain Terbaik UEFA 2016/17.

Prestasi gemilang itu juga membuatnya menjadi pemain pertama yang menyambar trofi penghargaan individu tertinggi Benua Biru sebanyak tiga kali atau melewati torehan yang dibukukan Lionel Messi (2).

Penghargaan Pemain Terbaik EUFA ini pertama kali diperkenalkan pada 2010/11 meneruskan penghargaan tahunan Pemain Klub Terbaik Eropa sebelumnya.

Terpilihnya Ronaldo sebagai Penyerang Terbaik Liga Champions musim lalu dan Pemain Terbaik UEFA 2016/17 tentu saja bukan lagi hal mengejutkan mengingat performa top sang superstar musim lalu.

Clear - Cristiano Ronaldo 2

Ketika itu pemberitaan Ronaldo selalu akrab dengan keberhasilannya memecahkan rekor demi rekor yang mengiringi perjalanan Los Blancos untuk mengawinkan lagi gelar La Liga dan Liga Champions untuk kali pertama dalam 59 tahun.

Salah satu momen paling apik bagi Ronaldo sepanjang musim lalu tentu saja ketika dia dalam tempo satu pekan mampu membukukan dua rekor baru sebagai pemain pertama yang mengumpulkan 100 gol di kompetisi Eropa dan Liga Champions.

Tidak berhenti di sana, Ronaldo juga sukses membawa El Real menghancurkan mitos Liga Champions dengan membawa pulang si Kuping Besar ke Santiago Bernabeu dalam dua musim beruntun.

Berganti posisi terbukti juga bukan jadi persoalan bagi Ronaldo. Biasa melesat cepat di sisi lapangan sambil menggiring bola, musim lalu Ronaldo lebih banyak bergerak di area tengah serangan tim.

Di posisi 'anyar' ini, Ronaldo sukses mencatatkan 25 gol dari 29 penampilan di La Liga yang dibumbui torehan enam assist. 

Cristiano Ronaldo Casemiro Real Madrid Bayern Munich UCL 18042017

Sementara itu di Liga Champions performa Ronaldo benar-benar istimewa terutama di fase gugur. Dari total 13 pertandingan, sang superstar mengoleksi 12 gol plus enam assist.

Dua hat-trick diciptakan pemain fenomenal ini di babak perempat-final dan semi-final ke gawang Bayern Munich dan Atletico Madrid dan dia tampil gemilang untuk mencuri perhatian dunia dengan mengemas sepasang gol kala Los Vikingos menghancurkan Juventus 4-1 di partai puncak.

Sejarah mencatat, tidak sedikit pemain yang performanya sedikit mengendur setelah meraih sukses besar, namun tidak bagi Ronaldo. Dengan kerja keras dan determinasi tinggi, pemain spesial ini lagi-lagi sanggup mempertahankan status sebagai pemain kelas dunia.